Media Contact

  • Corporate Secretary
  • Whisnu Bahriansyah
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 135

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

PHE Raih Penghargaan Indonesian CSR Awards 2020

Posted on 12-Nov-2020 01:07

Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil meraih penghargaan Platinum dan Gold pada ajang Indonesian CSR Awards (ICA) 2020, yang diselenggarakan Corporate Forum for Community Development (CFCD) bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum CFCD, Thendri Supriatno didampingi Steering Committee ICA 2020 pada acara Awarding Night di Hotel JS Luwansa, Jakarta pada Jumat malam (6/11). 

PHE Raih Penghargaan Indonesian CSR Awards 2020

Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berhasil meraih penghargaan Platinum dan Gold pada ajang Indonesian CSR Awards (ICA) 2020, yang diselenggarakan Corporate Forum for Community Development (CFCD) bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN). Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum CFCD, Thendri Supriatno didampingi Steering Committee ICA 2020 pada acara Awarding Night di Hotel JS Luwansa, Jakarta pada Jumat malam (6/11).

PHE meraih penghargaan tertinggi yakni Platinum untuk Program “Ekowisata Mangrove Labuhan” yang dijalankan Anak Perusahaan PHE WMO di Desa Labuhan, Kec. Sepulu, Kab. Bangkalan. Sementara penghargaan Gold diraih oleh Program Pemberdayaan Masyarakat Adat Minoritas Suku Anak Dalam Melalui Perhutanan Sosial Inovatif yang dikembangkan oleh PHE Jambi Merang di Desa Muara Medak, Kec. Bayung Lencir, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Corporate Secretary PHE Whisnu Bahriansyah mengungkapkan, penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan Perusahaan yang berbasis ISO 26000, khususnya dalam implementasi program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi dalam rangka turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs).

“PHE terus berupaya menjalankan kegiatan TJSL yang sejalan dengan praktik ISO26000 dan mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberdayakan secara berkelanjutan sebagai jalan menuju kemandirian masyarakat” ungkap Whisnu.

Program Ekowisata Mangrove Labuhan dikembangkan dengan mengintegrasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara sosio ekonomi dengan aspek pelestarian/konservasi lingkungan, sebagai solusi untuk menjawab permasalahan permasalahan mendasar yang dialami Masyarakat Desa Labuhan terkait aspek lingkungan, sosial dan ekonomi. Diantaranya melalui penanaman mangrove, pengembangan ekowisata berbasis masyarakat, pengembangan pengembangan kawasan taman terumbu karang, dan pengembangan produk olahan pangan berbasis potensi lokal.

Desa Labuhan yang awalnya memiliki kondisi mangrove yang rusak parah dan kritis serta ditinggal sebagian besar penduduknya untuk merantau, kini telah menjelma menjadi sebuah desa ekowisata pesisir yang berwawasan lingkungan dan berdaya oleh masyarakatnya sendiri.

Sedangkan Program Pemberdayaan Masyarakat Suku Anak Dalam dijalankan menyasar peningkatan kehidupan Masyarakat SAD dalam aspek pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi, serta lebih lanjut, seluruh aspek tersebut diintegrasikan dalam konsep Perhutanan Sosial Inovatif.

Konsep Perhutanan Sosial Inovatif ini telah mampu meningkatkan taraf hidup Masyarakat SAD dalam berbagai aspek mencakup pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan, serta telah menciptakan rantai nilai yang saling terintegrasi antar aspek tersebut dalam kehidupan mereka.

“Penghargaan ini diharapkan dapat terus memotivasi PHE dan Anak Perusahaan untuk terus melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan sehingga dapat memunculkan kemandirian, yang pada akhirnya akan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Whisnu.

PHE telah melakukan perhitungan dampak sosial atas nilai investasi program menggunakan analisis Social Return on Invesment (SROI) terhadap pelaksanaan kedua program tersebut baik di lokasi Ekowisata Mangrove Labuhan maupun Pemberdayaan Masyarakat SAD.

[PHE]

--